dropdown_menu

Kamis, 02 April 2026

Intro to Network Address Translation

 Network Address Translation (NAT) adalah teknik untuk mengubah suatu alamat IP menjadi alamat IP lain saat paket melewati perangkat jaringan (biasanya router atau firewall).

Secara umum sering diterapkan oleh ISP untuk mentranslasikan IP address private (10.0.0.0/8172.16.0.0/12192.168.0.0/24) menjadi IP address public.

IP address public adalah IP address yang dapat digunakan di Internet agar perangkat dapat saling berkomunikasi secara global dan dapat diakses oleh jaringan di luar (Internet).

Selain mengubah IP address dengan tipe protokol yang sama (IPv4 menjadi IPv4), Network Address Translation juga dapat digunakan untuk mengubah IP address dari satu protokol ke protokol lain, seperti NAT64 (IPv6 ke IPv4)

NAT juga memiliki beberapa berfungsi seperti berikut:

  • Menghemat penggunaan IP address public (IP conservation)
  • Menyembunyikan struktur jaringan internal
  • Mempermudah manajemen pengalamatan jaringan internal

NAT Configuration on Cisco

 

Static NAT on Cisco

Pada Cisco, Static NAT digunakan untuk membuat pemetaan tetap antara IP private dan IP public.

Topologi:

  • Inside (LAN): 192.168.1.0/24
  • Outside (Internet): 203.0.113.0/24
  • Server internal: 192.168.1.10 → ingin diakses sebagai 203.0.113.10

Access List

 Access-list pada Cisco merupakan mekanisme filtering trafik yang digunakan untuk mengkontrol paket yang diizinkan permit atau ditolak deny saat melewati router atau switch Layer 3.

Access list bekerja dengan cara membandingkan informasi pada paket seperti source IP addressdestination IP address dan protocol terhadap rules yang telah dibuat secara berurutan dari atas kebawah. Ketika sebuah paket cocok dengan salah satu rule, maka aksi dari rule tersebut langsung diterapkan tanpa mengecek rule berikutnya.

Access list sering digunakan untuk meningkatkan keamanan jaringan, membatasi akses antar jaringan, serta mengontrol lalu lintas agar lebih efisien. Selain itu, access list juga dapat diterapkan pada interface (inbound atau outbound) maupun digunakan untuk keperluan lain seperti NAT dan routing policy.

EIGRP Routing

 

EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol)

EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) merupakan routing protocol dinamis advanced distance-vector (sering disebut hybrid) yang dikembangkan oleh Cisco.

Protokol EIGRP menggunakan algoritma DUAL (Diffusing Update Algorithm) untuk menghitung jalur terbaik sekaligus menyediakan mekanisme cadangan tanpa perlu menghitung ulang dari awal saat terjadi kegagalan.

EIGRP menggunakan metrik komposit yang terdiri dari bandwidth, delay, reliability, dan load (meskipun secara default hanya bandwidth dan delay yang digunakan).

EIGRP memiliki identifier berupa Autonomous System (AS) Number. AS Number ini digunakan untuk mengelompokkan router-router yang tergabung dalam domain EIGRP yang sama. Syarat utama agar dua router dapat menjadi neighbor EIGRP adalah harus berada pada AS Number yang sama. Jika AS berbeda, maka adjacency tidak akan terbentuk meskipun konfigurasi lainnya sudah benar.

BGP Routing

 BGP (Border Gateway Protocol) adalah routing protocol jenis path-vector yang digunakan untuk melakukan pertukaran informasi routing antar jaringan yang berbeda (inter-domain). Berbeda dengan OSPF atau EIGRP yang digunakan di dalam satu organisasi (intra-domain), BGP bekerja pada level yang lebih besar, yaitu antar Autonomous System (AS).

Setiap jalur dalam BGP tidak hanya berisi tujuan jaringan, tetapi juga menyimpan informasi AS-PATH (daftar AS yang dilalui), sehingga mampu mencegah loop dan membantu pemilihan rute terbaik.

BGP menggunakan berbagai atribut untuk menentukan jalur terbaik, seperti AS-PATH, NEXT-HOP, LOCAL_PREF, MED, dan lainnya. Tidak seperti routing protocol lain yang fokus pada kecepatan konvergensi, BGP lebih mengutamakan stabilitas dan kontrol kebijakan routing (policy-based routing).

OSPF Routing

 

OSPF (Open Shortest Path First)

OSPF (Open Shortest Path First) adalah routing protocol dinamis berbasis link-state yang digunakan untuk menentukan jalur terbaik dalam jaringan komputer. OSPF bekerja dengan cara membangun topologi jaringan lengkap (link-state database) dan menghitung jalur terpendek menggunakan algoritma Dijkstra (Shortest Path First / SPF)

Link-state pada OSPF artinya OSPF akan melihat kondisi link yang secara khusus melihat kapasitas bandwidth dari link tersebut.

OSPF berjalan pada IP protocol number 89 (bukan TCP atau UDP) sehingga komunikasi antar router OSPF dilakukan langsung di layer IP tanpa menggunakan port.

OSPF menggunakan konsep area untuk membagi jaringan besar menjadi beberapa bagian yang lebih kecil agar lebih efisien dan mudah dimanage.

Area utama disebut Area 0 (Backbone Area), yang menjadi pusat dari semua area lain. Semua area lain harus terhubung ke Area 0 agar routing antar area dapat berjalan dengan benar.

Etherchannel

 

Etherchannel


Image

EtherChannel menggabungkan beberapa link fisik menjadi satu link logis untuk meningkatkan kapasitas bandwidth secara agregat, menyediakan redundansi, dan mendistribusikan trafik menggunakan mekanisme load balancing.

Bandwidth agregat adalah total kapasitas gabungan dari beberapa link yang dapat dimanfaatkan oleh banyak koneksi secara bersamaan.

Verifikasi konfigurasi pada Cisco

 Verifikasi

  1. Untuk memastikan secara fungsional, Konfigurasi PC menjadi DHCP Client dan pastikan mendapatkan IP dari DHCP server yang sudah Pre-Configure sebelumnya. Pastikan PC mendapatkan subnet IP yang sesuai dengan VLAN yang sudah dikonfigurasi sebelumnya. Untuk lebih meyakinkan, verifikasi konektivitas menggunakan ping antar PC.
  2. Apabila tidak berjalan lancar atau memerlukan verifikasi lebih lanjut, silahkan menggunakan command verifikasi berikut:

VTP (VLAN Trunking Protocol)

VTP merupakan protokol milik Cisco yang digunakan untuk mengelola dan menyinkronkan konfigurasi VLAN antar switch dalam satu jaringan. Dengan VTP, administrator tidak perlu membuat VLAN secara manual di setiap switch.

VTP memiliki beberapa fungsi seperti:

  • Menyebarkan informasi VLAN ke semua switch dalam satu domain.
  • Mempermudah manajemen jaringan, karena VLAN cukup dibuat di satu switch.
  • Menjaga konsistensi VLAN antar switch agar konfigurasi sama.

Konfigurasi VTP

Switch(config)# vtp version {1|2}
Switch(config)# vtp mode {client|server}
Switch(config)# vtp domain [nama_domain]
Switch(config)# vtp password [password]

Selasa, 31 Maret 2026

Merubah hostname linux

kali ini saya menggunakan debian 13
Login sebagi root

kemudian ketikkan perintah berikut.

#hostnamectl set-hostname node1

#echo 127.0.0.1 node1.itnsa.net node1 >> /etc/hosts

Keterangan :
exec $SHELL : mengganti proses shell yang sedang berjalan dengan shell baru. jadi kita tidak perlu restart linuxnya

Merubah ukuran font console linux

 

sebagai pengajar, kita sering dibuat bingung ketika menampilkan halaman console di vmware atau virtualbox melalui LCD proyektor, karena ukuran font-nya cukup kecil sehinga menyulitkan peserta / siswa untuk melihat teks-nya dengan jelas.
Biasanya kita akali dengan cara diremote menggunakan putty, kemudian ukuran font di putty kita rubah.

Namun bagaimana jika kita belum bisa meremote linux-nya?

Sabtu, 14 Maret 2026

Inter Vlan Routing

 

Legacy Inter-VLAN Routing

Secara umum, setiap VLAN yang dikonfigurasi menggunakan subnet yang berbeda sehingga diperlukan Router agar komunikasi antar VLAN bisa dilakukan. Untuk ilustrasinya adalah seperti berikut:


Pada contoh gambar diatas, terdapat satu Router yang digunakan untuk menghubungkan dua VLAN yang berbeda, yaitu VLAN 10 dan VLAN 20. Router tersebut memiliki interface yang terhubung ke switch dan setiap interface yang terhubung akan di-assign ke dalam satu VLAN. Setelah dihubungkan, selanjutnya adalah mengkonfigurasi IP address pada Router sebagai gateway untuk client yang ada pada setiap VLAN.

VLAN

 

Intro to VLAN

Pada jaringan komputer, terdapat istilah Broadcast DomainBroadcast Domain adalah bagian atau segmen dari jaringan dimana pesan broadcast yang dikirim oleh satu perangkat akan diterima oleh semua perangkat lain dalam jaringan tersebut. Pada ilustrasi dibawah PC1, PC2, PC3 dan PC4 berada pada satu Broadcast Domain:

Network Interface Layer

 

Topologi Jaringan

Jaringan memungkinkan perangkat untuk saling berkomunikasi dan berbagi data.

Jenis jaringan berdasarkan cakupan wilayah:

luas.

  • LAN (Local Area Network): Jaringan dalam area terbatas seperti rumah, kantor, atau kampus.
  • WAN (Wide Area Network): Jaringan yang menghubungkan beberapa LAN dalam jarak geografis yang lebih luas

Network Protocol

 

Pengantar Network Fundamentals

Dalam dunia teknologi informasi, jaringan komputer merupakan komponen penting yang memungkinkan berbagai perangkat saling berkomunikasi dan bertukar informasi. Pemahaman mengenai konsep dasar jaringan sangat diperlukan agar seseorang mampu memahami bagaimana data dikirim, diproses, dan diterima oleh perangkat lain.

Pada bagian ini akan dibahas beberapa konsep utama dalam jaringan komputer, antara lain:

  • Konsep jaringan komputer
  • Model OSI dan TCP/IP
  • Enkapsulasi data
  • Aliran data dalam model berlapis